Olahraga Balap Sepeda yang Menjadi Favorit Sampai Sekarang

Olahraga Balap Sepeda yang Menjadi Favorit Sampai Sekarang

Olahraga balap sepeda merupakan salah satu jenis yang diselenggarakan dalam level nasional hingga internasional. Sesuai namanya maka perlombaan ini akan diikuti oleh beberapa atlet untuk secepatnya sampai di garis finish dengan melewati lintasan agar keluar menjadi juara.

Sebenarnya kegiatan ini tidak hanya bermanfaat sebagai olahraga tetapi menjadi sarana rekreasi dan model transportasi darat. Tentunya balap sepeda juga memiliki kategori dan medan lintasan yang beragam walaupun seluruh atlet diminta untuk mencapai garis terlebih dahulu.

Beberapa lintasannya mulai dari jalan raya, gunung, bukit, sampai lintasan khusus sehingga memberikan tantangan tersendiri. Tidak heran jika perlombaan ini juga sangat seru untuk diikuti.

Sejarah dari Olahraga Balap Sepeda

Pecinta olahraga harus paham mengenai olahraga balap sepeda yang sudah ada sejak zaman dahulu tetapi masih bertahan sampai sekarang.

Sebenarnya olahraga balap sepeda telah dilakukan sejak zaman dahulu dimana pada saat itu pembalap mendorong sepeda mereka menggunakan kedua kaki. Sampai akhirnya pandai besi asal Skotlandia mencetus penambahan pedal dan mekanisme pengungkit pada sepeda.

Pada tahun 1868 olahraga ini mulai digelar dengan lebih terorganisir di jalan raya. Bahkan pada tahun 1880, alat transportasi sepeda semakin populer dengan ditambahnya sistem rantai dan gerigi serta bentuknya lebih ramping.

Kejuaraan olahraga balap sepeda pertama kali digelar pada tahun 1893 dimana mulai masuk ke Olimpiade pada tahun 1869 di Athena. Bahkan olahraga ini mulai dikenal di Eropa pada akhir abad ke-19 baru menyebar ke Amerika dan seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri sepeda mulai banyak digunakan masyarakat pada abad ke-19 dimana di Semarang terdapat velodrom yang dibangun oleh dua arsitek asal Belanda. Namun sayangnya olahraga ini sempat berhenti di Indonesia karena penjajahan Jepang dimana mulai populer kembali setelah Indonesia merdeka.

Pada 1948 terbentuk klub sepeda asal Bandung bernama Superjet yang kemudian berganti nama menjadi Sangkuriang yang menjadi salah satu pelopor kompetensi balap di Indonesia.

Bahkan klub ini menggelar kompetisi internasional bernama tour de Java 1 di tahun 1958 sekaligus menjadi kompetensi pertama pula di Asia. Untuk Indonesia sendiri organisasi induknya terbentuk pada tahun 1956 di Semarang dengan nama Ikatan Sport Sepeda Indonesia.

Beberapa Jenis Balapan Menggunakan Sepeda

Walaupun menggunakan kendaraan yang sama tetapi olahraga balap sepeda ini memiliki beberapa jenis. Pastinya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dalam setiap jenis. Inilah beberapa tipenya yang harus dipahami yaitu:

1. Jenis road

Pertama kali muncul di Olimpiade 1896, lintasan pada lomba ini memiliki panjang 87 KM. Pada Olimpiade 1986 terdapat kelas balap baru bernama time trial. Dalam road race dan time trial terbagi lagi menjadi empat kelas baik untuk putra maupun Putri dimana dimulai dengan jarak 239 km untuk putra dan 120 km untuk Putri. Untuk time trial memiliki jarak 46,8 km untuk putra dan 31,2 KM untuk Putri

2. Cycling track

Dalam jenis olahraga balap sepeda maka atlet akan mengelilingi lintasan dengan kemiringan 42° yang disebut sebagai velodrom. Nantinya atlet akan menggunakan sepeda, pakaian, dan helm khusus yang mendukung kecepatan. Tipe Ini pertama kali diperkenalkan di Olimpiade Los Angeles 1984.

3. Mountain bike

Pertama kali muncul pada tahun 1953 dimana seorang mahasiswa memodifikasi sepedanya dan mengendarai bukit. Jenis olahraga Ini pertama kali muncul pada Olimpiade Atlanta 1996 dimana kelas balap ini dipelopori oleh Velo Club Mount Tamalpis.

Bahkan mereka menyelenggarakan lomba repack downhill dengan rutin dari 1976 sampai 1979 di jembatan golden gate hingga San Fransisco. Tipe perlombaan ini biasanya dilakukan di bukit terjal hingga jalur gunung sehingga atlet harus melakukan manuver dengan melalui bebatuan, sungai kecil, hingga pepohonan.

Istilah yang Digunakan dalam Olahraga Ini

Jika tertarik dengan olahraga balap sepeda maka Anda harus paham dengan beberapa istilah di bawah ini. Karena istilah tersebut sangat sering terdengar dalam olahraga ini, berikut beberapa istilah tersebut yaitu:

  1. Hammer
    Merupakan teknik bersepeda dimana pengendara akan berdiri saat medan menanjak. Jadi daripada duduk maka berdiri bisa membantu menambah kecepatan sehingga berpotensi untuk cepat tiba di garis finish.
  2. Revolution Per Minute
    Merupakan istilah berapa jumlah kayuhan pedal yang dilakukan setiap menit. Biasanya dalam setiap lomba istilah ini akan sering muncul.
  3. Bike Short
    Celana khusus yang digunakan oleh atlet dimana tidak ada jahitan di bagian selangkangan. Tentunya ada alas khusus sehingga mengurangi gesekan sehingga tidak terjadi lecet. Jadi pada saat mengikuti perlombaan disarankan untuk menggunakan celana khusus sehingga tidak boleh sembarangan demi kenyamanan dan fokus mengikuti lomba.
  4. Feed Zone
    Istilah yang muncul pada balap sepeda jalan raya. Nantinya lokasi di sepanjang jalur perlombaan akan ada personil tim yang memberikan minuman keras kepada atlet yang lewat.

Tentunya masih banyak lagi istilah mengenai olahraga ini yang harus dipahami oleh calon atlet maupun penonton. Bisa dikatakan bahwa olahraga ini bukanlah hal baru di tengah masyarakat sebab telah dilakukan sejak zaman dulu. Apalagi sepeda tidak hanya dimanfaatkan untuk olahraga balap sepeda tetapi untuk menempuh jarak dekat maupun jauh.